Pemerintah Longgarkan Protokol Kesehatan dan Pengaturan Perjalanan. Menkes : Transisi Dari Pandemi Ke Endemi

- Kamis, 19 Mei 2022 | 10:42 WIB
Pemerintah Longgarkan aturan Protokol Kesehatan. Menkes : Transisi dari Pandemi ke Endemi
Pemerintah Longgarkan aturan Protokol Kesehatan. Menkes : Transisi dari Pandemi ke Endemi

URBANJABAR.COM - Dalam keterangan persnya, Selasa 17 Mei 2022, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan perihal keputusan pemerintah untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka.

Kebijakan pelonggaran protokol kesehatan tersebut diambil dengan memperhatikan kondisi penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia yang saat ini makin terkendali.

“Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker. Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker. Namun, untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik, tetap harus menggunakan masker,” ujar Jokowi.

Sementara itu, bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia, atau memiliki penyakit komorbid, Presiden Jokowi tetap menyarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas.

Baca Juga: Kumpulan Doa Saat Merasa Insecure dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya

“Demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek, maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas,” kata Presiden.

Secara global, jumlah kasus dan kematian baru COVID-19 terus menurun sejak akhir Maret 2022.

Melansir data epidemiologi 2-8 Mei 2022 dalam sepekan, terutama wilayah Asia Tenggara yang didapatkan dari who.int bahwasanya, dalam kurun waktu dari tanggal 2 sampai 8 Mei 2022, lebih dari 3,5 juta kasus dan lebih dari 12.000 kematian dilaporkan, menurun masing-masing 12% dan 25%, dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

Wilayah Asia Tenggara melaporkan lebih dari 87.000 kasus mingguan baru, penurunan 29% dibandingkan dengan minggu sebelumnya, melanjutkan tren penurunan yang diamati sejak Januari 2022.

Namun, Nepal dan Timor-Leste melaporkan peningkatan kasus mingguan baru sebesar 34% (114 vs 85 kasus baru) dan 27% (14 vs 2 kasus baru).

Halaman:

Editor: Pheby Mawaddah Situmorang

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penetapan Tersangka Kasus Holywings: Ego Sektoral?

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:30 WIB
X