Tak Perlu Panic Buying, Mendag : Pasokan dan Stok Minyak Goreng Satu Harga Dipastikan Aman

- Kamis, 20 Januari 2022 | 21:55 WIB
Ilustrasi Minyak Goreng
Ilustrasi Minyak Goreng

URBANJABAR.COM- Kementrian Perdagangan (Kemendag) memastikan pasokan dan stok minyak goreng satu harga Rp. 14.000 per liter akan tersedia di pasar tradisional seluruh Indonesia. Kebijakan ini serta merta menjadi angin segar usai pelonjakan harga minyak yang terjadi akhir-akhir ini.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu panic buying atau membeli yang secara berlebihan karena pemerintah sudah menjamin bahwa pasokan dan stok MG dengan harga Rp. 14.000 per liter pasti akan mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat selama 6 bulan kedepan. Kebijakan ini telah disosialisaikan kepada semua produsen minyak goreng dan ritel modern,” kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam video Imbauan Menteri Perdagangan yang tayang di channel Kementrian Perdagangan pada 20 Januari 2022.

Baca Juga: Mengenal Pembekuan Sel Telur, Metode Menjaga Kesuburan Di Masa Depan Yang Dilakukan Luna Maya

Adapun kebijakan minyak goreng satu harga ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau. Sehingga berbagai kalangan masyarakat berhak mendapatkan kesempatan untuk menggunakan produk dengan kualitas yang baik.

Pemerintah akan memberikan sanksi bagi siapapun yang melakukan kecurangan, penyelewengan, maupun melakukan apapun yang tindakannya bersifat melawan.

“Kami ingatkan bagi siapapun yang melakukan kecurangan, melakukan penyelewengan atau melakukan apapun tindakannya yang melawan. Kami Pemerintah Republik Indonesia akan menindaklanjutkan proses tersebut di dalam proses hukum,” ujar Mendag.

Baca Juga: Taecyeon 2PM dan Ha Seok Jin Akan Main Bersama di Drama Korea Terbaru 'Blind'

Tidak ada larangan bagi para pelaku usaha yang akan melakukan kegiatan ekspor. Kebijakan mekanisme untuk pencatatan ekspor akan dilaksanakan sejak 24 Januari 2022, hal ini dilakukan agar ketersediaan minyak di dalam negeri tercatat. ***

Editor: Pheby Mawaddah Situmorang

Sumber: Kementerian Perdagangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X