Waspadai, Pelaku Perjalanan Luar Negeri Dominasi Penyebaran Omicron di Indonesia

- Kamis, 13 Januari 2022 | 12:58 WIB
Pelaku Perjalanan Luar Negeri dominasi penyebaran Omicron di Indonesia  ((JoshuaWoroniecki/ pixabay.com))
Pelaku Perjalanan Luar Negeri dominasi penyebaran Omicron di Indonesia ((JoshuaWoroniecki/ pixabay.com))
 
URBANJABAR.COM - Transmisi dari kedatangan luar negeri Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) mendominasi kenaikan kasus Omicron di Indonesia. 
 
Senin 10 Januari 2021, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan dalam keterangan di Kantor Presiden Jakarta menyatakan penyebaran kasus covid-19 varian Omicron telah menyebar.
 
Tercatat, varian Omicron telah menyebar ke 150 negara di dunia hingga mencapai puncaknya dan lebih tinggi dari gelombang sebelumnya yaitu varian Delta. 
 
Luhut mengatakan bahwa Presiden Jokowi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri dalam beberapa minggu kedepan.
 
 
Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona terutama varian Omicron dikarenakan kasus konfirmasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri mendominasi di Jawa dan Bali juga Indonesia umumnya.
 
Selanjutnya, dalam kesempatan yang sama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan tingkat kasus positif covid-19 varian Omicron untuk kedatangan luar negeri di tanah air mencapai 13% sedangkan tingkat kasus positif transmisi lokal mencapai 0,2%.
 
Per 8 Januari 2022 diketahui total kasus yang berasal dari varian Omicron mencapai 414 kasus dengan adanya penambahan 75 kasus baru di hari-hari tersebut.
 
 
Dari jumlah tersebut, 383 kasus Omicron adalah Pelaku Perjalanan Luar Negeri terutama dengan riwayat perjalanan dari Turki dan Arab Saudi serta 31 kasus berupa transmisi lokal.
 
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan ke luar negeri  untuk menghindari terjadinya gelombang ketiga, tetap menjaga disiplin protokol kesehatan dan menyegerakan vaksinasi.
 
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Fadia Nadia Tarmizi juga menyatakan melalui siaran pers pada 9 Januari 2022 sebagian besar kasus Omicron berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri.
 
 
"Karena itu diharapkan menunda dahulu jika ingin pergi ke luar negeri dan kita harus waspada, wajib disiplin, terapkan protokol kesehatan meski sudah divaksinasi, jangan sampai tertular dan menularkan, tidak boleh lengah" ujar dr. Fadia 
 
"Jangan sampai gelombang ke-3 di Indonesia terjadi seperti di India, di mana dalam 10 hari terakhir terjadi kenaikan trend kasus dari 6 ribuan menjadi 90 ribuan kasus konfirmasi Omicron, ini yang kita hindari" tambah dr. Fadia.
 
Saat ini, Indonesia memang masih dalam tahap waspada karena bukan hanya Covid-19, tapi juga Omicron yang penyebarannya didomasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri.***

Editor: Fauzi Ghanim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X