4 Alasan Minyak Goreng Curah Dilarang Kemendag Mulai Akhir 2021

- Minggu, 5 Desember 2021 | 19:21 WIB
Ilustrasi pedagang membawa minyak goreng kemasan. Ada 4 alasan minyak goreng curah dilarang beredar tahun depan. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Ilustrasi pedagang membawa minyak goreng kemasan. Ada 4 alasan minyak goreng curah dilarang beredar tahun depan. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

URBANJABAR.COM - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melarang peredaran minyak curah di masyarakat mulai 1 Januari 2022. Mulai tahun depan pemerintah hanya mengizinkan peredaran minyak goreng kemasan.

Hal itu tertuang pada Peraturan menteri perdagangan (Permendag) Nomor 36 tahun 2020 tentang Minyak Goreng Wajib Kemasan.

Artinya, minyak goreng curah masih bisa beredar di pasar dan diperdagangkan sampai 31 Desember 2021.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Naik, 9 Tips Hemat Minyak Ini Wajib Diketahui Para Ibu

Menurut Kemendag, terdapat beberapa alasan minyak goreng curah dilarang dan harus berganti menjadi minyak goreng kemasan, yaitu sebagai berikut.

1. Pemenuhan Hak Konsumen

Minyak goreng kemasan lebih memenuhi hak konsumen karena melalui kemasan produsen dapat mencantumkan informasi produk seperti merek, produksi, distribusi, berat bersih, logo halal dan lain sebagainya.

2. Stabilitas Harga

Harga minyak goreng curah cenderung berfluktuasi mengikuti harga Crude Palm Oil (CPO) International.

Selain itu, minyak goreng kemasan mempunyai kemampuan untuk disimpan “storable” sehingga ketersediannya dapat dikendalikan.

Halaman:

Editor: Husein

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X