Contoh Ceramah Singkat Menakjubkan dengan Judul Hati-hati di Bulan Syawal

- Jumat, 13 Mei 2022 | 22:03 WIB
Illustrasi penyampaian contoh ceramah singkat menakjubkan dengan judul Hati-hati di bulan Syawal  (Madrosah Sunnah/ unsplash.com )
Illustrasi penyampaian contoh ceramah singkat menakjubkan dengan judul Hati-hati di bulan Syawal (Madrosah Sunnah/ unsplash.com )

URBANJABAR.com. Contoh ceramah singkat menakjubkan tentang hal-hal yang belum pernah dibahas tentang bahaya yang mengintai manusia pada bulan Syawal ini sangat liar biasa dijadikan kutipan bahan tausiyah ataupun kultum juga ceramah.

Mengangkat judul Hati-hati di bulan Syawal berisi peringatan dan nasehat agar manusia khususnya umat Islam berhati-hati dengan tipu daya syaitan di bulan Syawal agar semua pahala dan kemuliaan jiwa di bulan Ramadhan tidak sia-sia.

Maka cocoklah bila isi ceramah singkat kali ini dikatakan sebagai contoh ceramah singkat menakjubkan karena mengandung nasehat, peringatan dan pemahaman agar waspada dan hati-hati saat berada di bulan Syawal yang penuh gegap gempita Idul Fitri.

Baca Juga: Tuai Hasil Transformasi, Kinerja BRI Group Cemerlang

Inilah teks contoh ceramah singkat menakjubkan dengan judul Hati-hati di bulan Syawal yang disampaikan Buya Yahya dan dikutip URBANJABAR.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV:

"Didalam menjalankan puasa di bulan Ramadhan, kita akan memasuki hari raya biasanya kita akan berlebaran, disinilah juga setan akan berlomba-lomba maka kita harus hati-hati karena setan sudah mengancam "kau baik-baiklah beribadah di bulan Ramadhan maka akan aku hancurkan setelah Ramadhan".

Dia si setan sudah ngintai dia di pintu Syawal, jadi saat itu setan sudah nunggu karena dia tidak senang melihat ada orang beristigfar memohon ampunan Allah menangis dia, bahkan yang paling bikin setan sedih itu adalah pengampunan Allah.

Karena istigfarnya seorang hamba berarti telah mematahkan punggungku, menghancurkannya istigfar seorang hamba (ini merupakan percakapan setan dengan Rasulullah SAW yang datang bertamu kepada Nabi SAW dalam wujud kakek yang buruk rupa dengan satu mata yang buta dan disaksikan sahabat Ibnu Abbas RA).

 "Khususnya dibulan Ramadhan, karena Allah begitu murah memberi ampunan di bulan Ramadhan. Ibaratnya tuh begini, setan telah menggoda hamba Allah bertahun-tahun bahkan puluhan tahun kemudian digoda oleh setan terjerumus lalu melakukan maksiat bertepuk tangan dia.

Dan pada akhirnya pun ternyata saat memasuki bulan Ramadan dia bertaubat istigfar "ampuni Aku Ya Allah, ampuni aku ya Allah, ampuni aku ya Allah" dan setelah itu diampuni oleh Allah dan menangislah setan, menyesal tidak ada kira karena dia sudah berjuang ternyata akhirnyapun umat ini bertaubat.

Halaman:

Editor: Andi Maisaroh Fitri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Cara Mengatasi Stres Menurut Islam

Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:30 WIB
X