Fakta Pahit Pernikahan yang Tidak Pernah Dikatakan Orang Lain

- Kamis, 12 Mei 2022 | 21:06 WIB
Yakinlah bahwa fakta pahit pernikahan berikut ini jarang atau bahkan sama sekali bukan menjadi bahasan di perbincangan kita dengan orang lain. (Filipe Leme via Pexels.com)
Yakinlah bahwa fakta pahit pernikahan berikut ini jarang atau bahkan sama sekali bukan menjadi bahasan di perbincangan kita dengan orang lain. (Filipe Leme via Pexels.com)



URBANJABAR.com - Pernikahan yang merupakan upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial.

Tujuan menikah yaitu untuk membina rumah tangga yang bahagia berdasarkan tuntunan Allah SWT.

Pernikahan yang juga dikenal dengan ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai seorang suami-istri dengan tujuan membentuk keluarga.

Baca Juga: Lirik Lagu Terbaru 'Tentang Cinta' Andika Mahesa Kangen Band

Namun apakah Urbaners tahu, bahwa terdapat beberapa fakta pahit mengenai pernikahan yang tidak semua orang bicarakan di hadapan kamu.

Berikut ini Fakta pahit pernikahan yang dilansir dari situs Instagram @dr_ellyrisman:

1. Jatuh cinta

Memang jatuh cinta adalah hal yang sangat mudah bagi sebagian orang, namun ada hal lain yang harus diperjuangkan adalah bagaimana agar tetap saling mencintai.

Apakah kamu sanggup untuk saling mempertahankan janji bersama pasangan untuk tetap saling mencintai dalam suka dan duka?

Pernikahan tidak hanya sekedar siapa yang cinta atau siapa yang akan mengalah, menang atau tidak. Tetapi pernikahan adalah bagaimana menerima kekurangan satu sama lain.

2. Tahun Pertama

Banyak orang beranggapan tahun pertama pernikahan merupakan masa tersulit.

Pada tahun-tahun awal pernikahan, kesetiaan dan cinta dari masing-masing pasangan akan mulai diuji sebagai pasangan suami istri.

Baca Juga: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Mei 2022 di Bulan Syawal 1443H, Bisakah Digabung dengan Puasa Syawal?

Bahwa, tahun pertama pernikahan adalah tahap dimana pasangan menyesuaikan dan bertransisi dari kehidupan yang sebelumnya.

Di satu tahun pertama biasanya pasangan masih dalam rasa mabuk cinta dan berbahagia dengan ikatan pernikahan.

Namun, di sisi lain, kita juga harus menyesuaikan diri bahwa kita sudah dalam keadaan pasangan.

3. Pasangan

Masing-masing orang bertanggung jawab atas kebahagiaan masing-masing. Termasuk juga dalam ikatan pernikahan.

Pada dasarnya, berkeluarga merupakan proses pendewasaan bersama yang terjadi antara suami dan istri.

Dalam prosesnya, pasangan diharapkan memenuhi peran dan tanggung jawab dalam pernikahan.

Baca Juga: Doa Akhir Ramadhan dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya agar Berjumpa Lagi di Tahun Depan

Namun faktanya kebahagiaanmu tidak seharusnya bergantung pada orang lain, melainkan kamu lah pusat dari sumber bahagia tersebut.

4. Cinta saja tidak cukup

Kita sudah sering mendengar bahwa cinta adalah syarat utama untuk menjalin hubungan.

Nyatanya, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan hubungan, meski cinta disinyalir sebuah nyawa dalam pernikahan.

Baca Juga: Bolehkah Zakat Fitrah Selain Beras dan Uang? Berikut Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah

Rasa empati memiliki arti yakni mau untuk mendengarkan pasangan dan berusaha memahaminya itu merupakan salah satu kunci bahwa cinta memang harus diselingi dengan pemahaman pasangan dengan rasa empati yang tinggi juga menyamakan visi dan misi yang sejalan.

5. Hidup Berumah Tangga

Rumah tangga harmonis dapat diwujudkan dengan berbagai cara.

Komunikasi, kejujuran, dan saling percaya merupakan beberapa hal yang menjadi pondasinya. Bila Anda dan pasangan sudah lama menjalin bahtera rumah tangga, beberapa cara berikut bisa dapat dilakukan agar rumah tangga tetap harmonis.

Jangan selalu menyangka jika resepsi yang meriah menjamin rumah tangga harmonis, terkadang sebagai pasangan kita harus mempertahankan api cinta dalam biduk rumah tangga kita sendiri.

Baca Juga: 5 Cara Cerdas Jawab Pertanyaan Kapan Nikah? saat Hari Raya Idul Fitri

Keindahan dari kehidupan pernikahan adalah dimana kita bisa bertahan dalam situasi yang sulit dan menemukan jalan bersama pasangan untuk keluar dari masa-masa yang sulit.

Kunci sederhana dari keluarga bahagia sejatinya adalah kebersamaan. Bagaimanapun kondisinya dalam fakta pahit pernikahan, jika setiap anggota keluarga mengusahakan dan menikmati kebersamaan, pasti masing-masing dari mereka akan merasa bahagia secara pribadi dan dapat membahagiakan anggota yang lain. Itulah yang disebut sebagai keluarga bahagia.***

Editor: Husein

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik Lagu Terbaru 'Ingkar Janji' Dyah Novia

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:45 WIB

Lirik Lagu Terbaru 'Cinta Terpendam' Tri Suaka

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:45 WIB

Lirik Lagu 'Tak Sedalam Ini' Faul Gayo

Minggu, 22 Mei 2022 | 16:45 WIB
X