Benarkah Menikah di Bulan Dzulqaidah Dilarang? Berikut Asal dan Penjelasannya

- Kamis, 12 Mei 2022 | 14:39 WIB
Illustrasi pernikahan yang sering diragukan apakah menikah di bulan Dzulqaidah dilarang karena anggapan yang beredar (Khadija Yousaf/ unsplash.com )
Illustrasi pernikahan yang sering diragukan apakah menikah di bulan Dzulqaidah dilarang karena anggapan yang beredar (Khadija Yousaf/ unsplash.com )

URBANJABAR.com. Bagi masyarakat Indonesia yang masih memegang tradisi, ada suatu mitos yang menyatakan bahwa menikah di bulan Dzulqaidah dilarang karena membawa hal yang tidak baik dalam pernikahan.

Masyarakat Jawa menyebut bulan Dzulqaidah sebagai bulan apit diantara 2 hari raya yaitu Idul Fitri dan Idul Adha ini menjadi asal  hingga timbul kepercayaan bila menikah di bulan ini akan mengalami keseretan rezeki hingga menjadi pantangan.

Maka timbulah petuah agar tidak menikah di bulan Dzulqaidah atau menikah di bulan Dzulqaidah dilarang karena tidak baik bagi pernikahan. Lalu, apakah ada dalam Islam yang menyatakan bahwa menikah di bulan Dzulqaidah dilarang?.

Baca Juga: Dorong Pengembangan Data Scientist, BRI Selenggarakan Financial Data Challenge 2022

Perlu diketahui bahwa Dzulqaidah adalah bulan ke 11 dari 12 bulan dalam penanggalan hijriah atau kalender Islam. Bulan Dzulqaidah termasuk salah satu bulan haram atau bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT diantara 4 bulan mulia yaitu Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharam yang berurutan dan Rajab surat At Taubah ayat 36:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Artinya: "Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram."

"Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa."

Dalam memahami 4 bulan haram tersebut Rasulullah SAW menjelaskan seperti yang disampaikan Abu Bakroh, Nabi SAW bersabda:

إِنَّ الزَّمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ الله السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلَاثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ : ذُو الْقَعْدَةِ ، وَذُو الْحِجَّةِ ، وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبٌ ، شَهْرُ مُضَرَ ، الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ.

Halaman:

Editor: Andi Maisaroh Fitri

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Cara Mengatasi Stres Menurut Islam

Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:30 WIB
X